Jakarta — Pesta Bona Taon dan Periodeisasi Guru Hinombingan Silitonga dohot Boruna se-Jabodetabek 2026 berlangsung meriah di Sopo Marpingkir, Jakarta Timur, Minggu (22/3). Sekitar 1.500 pomparan memadati acara, menandai soliditas marga yang tetap terjaga.
Ketua Umum terpilih periode 2026–2030, Dr Dikson Silitonga, menegaskan Bona Taon bukan sekadar seremoni. “Ada empat makna utama: ibadah, peneguhan persaudaraan, identitas, dan tekad ke depan,” tegasnya.
Acara kian hidup dengan penampilan Putri Silitonga dan Nadeak Sister, serta pengundian 130 door prize yang membuat peserta bertahan hingga penutup lagu “O Tano Batak”.
Rangkaian diawali kebaktian dipimpin Pdt Sortaria Boru Silitonga STh, dilanjutkan pelantikan pengurus baru dan penghargaan untuk ketua sebelumnya, Marlon Silitonga.
Ketua panitia Jhon Genesis Silitonga mengajak seluruh pomparan tetap kompak mendukung kepengurusan baru. “Kebersamaan ini harus terus dijaga,” ujarnya.
Momen haru hadir saat panitia memberi penghormatan kepada 40 anggota berusia di atas 80 tahun—simbol penghargaan pada akar dan sejarah.






