JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung didampingi Wali Kota Jakarta Pusat Arifin secara simbolis menyerahkan kunci hunian kepada empat warga penerima program bedah rumah di Jalan Serdang Baru, Kelurahan Serdang, Kemayoran, Senin (16/3).
Program ini merupakan kolaborasi Pemprov DKI Jakarta dengan Baznas Bazis DKI Jakarta untuk menghadirkan hunian layak, aman, dan sehat bagi warga kurang mampu.
Di Jakarta Pusat, total terdapat 14 rumah yang direnovasi, terdiri dari empat rumah melalui Baznas Bazis Jakarta Pusat dan 10 rumah dari program kolaborasi Baznas Bazis. Setiap rumah direnovasi dengan anggaran sekitar Rp50–55 juta dengan waktu pengerjaan tiga minggu hingga satu bulan. Selama proses renovasi, biaya sewa tempat tinggal sementara bagi pemilik rumah juga ditanggung.
Pramono menegaskan program ini terbuka bagi semua warga tanpa memandang latar belakang agama. Ia juga mendorong Baznas Bazis berkolaborasi dengan BUMD, BUMN, dan swasta agar program bedah rumah semakin luas menjangkau masyarakat.
Untuk tahun 2026, Pemprov DKI Jakarta menargetkan sekitar 600 rumah akan direnovasi melalui program ini. Sementara program serupa pada 2025 telah terlaksana seluruhnya.
Ketua Baznas Bazis DKI Jakarta Akhmad H. Abubakar mengatakan warga yang ingin mengikuti program bedah rumah dapat mengajukan melalui pengurus RT/RW yang diteruskan ke kelurahan, dengan syarat utama berasal dari keluarga kurang mampu.






