Delapan Bulan Pascakebakaran, Enam Rumah di Bungur Kembali Dihuni - Plus62.co

Delapan Bulan Pascakebakaran, Enam Rumah di Bungur Kembali Dihuni

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Hujan turun tipis ketika Wali Kota Jakarta Pusat Arifin menyerahkan enam kunci rumah di RW 01 Kelurahan Bungur, Kecamatan Senen, Rabu siang. Delapan bulan lalu, kawasan padat penduduk itu dilalap api. Delapan rumah hangus, 44 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Kebakaran pada 25 April 2025 itu menjadi titik balik. Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat bersama Baznas Bazis Jakarta Pusat kemudian menginisiasi program bedah rumah bagi warga terdampak. Setelah melalui proses pendataan dan verifikasi penerima sesuai kriteria dhuafa, enam rumah akhirnya rampung dibangun ulang dalam waktu satu bulan.

Baca Juga :  Seleksi Paskibraka Jakpus 2026 Dibuka, Pendaftaran Hingga 5 Maret

“Ini bentuk kepedulian pemerintah kota bersama Baznas Bazis Jakarta Pusat,” kata Arifin usai penyerahan simbolis kunci rumah. Menurut dia, musibah tersebut menyimpan pelajaran penting, terutama soal kewaspadaan lingkungan.

Arifin menyinggung faktor kelalaian sebagai salah satu penyebab kebakaran di kawasan padat. Ia mendorong warga lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik serta meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk penyediaan alat pemadam api ringan (APAR) di lingkungan rawan kebakaran.

Baca Juga :  Wakabid Pendidikan PWI Jaya Diangkat jadi Komisaris Independen Waskita Beton Precast

“Antisipasi kebakaran harus dimulai dari lingkungan sendiri agar api tidak cepat meluas,” ujarnya.

Kepada para penerima bantuan, Arifin berpesan agar bangunan yang kini layak huni itu dijaga dan dirawat. “Semoga rumah ini memberi manfaat dan kehidupan yang lebih layak,” katanya.

Bagi Yuyun Ria Ningsih, 42 tahun, kunci rumah itu menandai akhir masa sulit keluarganya. Rumahnya berada di bagian belakang lokasi kebakaran. Saat api berkobar, ia sempat menyaksikan kepanikan dari atas rumah sebelum menyelamatkan diri bersama keluarga.

Baca Juga :  Jalan Rusak di Kapuk Tak Kunjung Diperbaiki, Warga: Kami Bayar Pajak!

“Alhamdulillah sekarang bisa kembali menempati rumah,” ujar Yuyun. Ia tinggal bersama empat anggota keluarga lainnya. Menurutnya, rumah baru ini memberi harapan untuk memulai kembali kehidupan yang sempat terhenti akibat kebakaran.

“Harapannya kami bisa hidup lebih baik dan menjaga rumah ini sebaik mungkin,” kata Yuyun.

Berita Terkait

Posyandu Melati 2 Duri Pulo Masuk Penilaian osyandu Berprestasi Tingkat Nasional
BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur
Ritual Satanik pada Maulid Nabi di Pekalongan, Di Mana Pengawasan?
Presiden Panggil Dirjen Bea Cukai, BCW: Perang Penyelundupan Harus Menyentuh Jaringan Besar
Kodaeral IV Perkuat Sinergi dengan Insan Pers di Pelantikan Ulang PWI Kepri
Kesit dan Bryan Gautama Dukung Pengembangan PPISHP Cengkareng
Purbaya Dicopot, Bea Cukai Watch: Jangan Buru-buru Bernapas Lega
Pameran Ikan Hias APIC-Pokja PWI Jakbar Edukasi Ratusan Pelajar

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:00 WIB

Posyandu Melati 2 Duri Pulo Masuk Penilaian osyandu Berprestasi Tingkat Nasional

Sabtu, 26 September 2026 - 20:21 WIB

BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur

Kamis, 24 September 2026 - 07:56 WIB

Ritual Satanik pada Maulid Nabi di Pekalongan, Di Mana Pengawasan?

Kamis, 24 September 2026 - 07:33 WIB

Presiden Panggil Dirjen Bea Cukai, BCW: Perang Penyelundupan Harus Menyentuh Jaringan Besar

Rabu, 16 September 2026 - 16:19 WIB

Kesit dan Bryan Gautama Dukung Pengembangan PPISHP Cengkareng

Berita Terbaru

Megapolitan

BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:21 WIB