BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur - Plus62.co

BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur

- Jurnalis

Sabtu, 26 September 2026 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,PLUS62.CO – Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) DKI Jakarta mendorong pemuda dan remaja masjid menguasai keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha dan kemandirian ekonomi.

Dorongan tersebut disampaikan dalam kegiatan Diklat Entrepreneurship Pemuda Remaja Masjid yang diselenggarakan DPD BKPRMI Jakarta Pusat di SMKN 44 Jakarta, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan dihadiri Ketua Umum DPW BKPRMI DKI Jakarta Nanang Jahidin bersama jajaran pengurus. Hadir pula Ketua Umum DPD BKPRMI Jakarta Pusat Juhandi Yahya, S.Sos., serta perwakilan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dari Biro Pendidikan Mental dan Spiritual (Dikmental) Setda Provinsi DKI Jakarta, H. Andika.

H. Andika mewakili Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga dan memperkuat kolaborasi antara BKPRMI dan Pemprov DKI Jakarta.

Baca Juga :  PWI Jaya Lakukan Penyesuaian Pengurus: Penguatan Struktur dan Pendekatan Kebersamaan

Menurut dia, berbagai program unggulan BKPRMI dapat terus dikembangkan agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi pemuda, remaja masjid, dan masyarakat.

Selain pengembangan kapasitas pemuda, H. Andika juga menyoroti pentingnya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, khususnya melalui gerakan memilah sampah.

Ia menilai edukasi dan pembiasaan memilah sampah perlu dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, masjid, hingga masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum DPD BKPRMI Jakarta Pusat Juhandi Yahya mengatakan pemuda perlu mendapatkan bekal keterampilan yang dapat menunjang kemandirian.

Menurut Juhandi, pemuda dan remaja masjid tidak cukup hanya aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial. Mereka juga perlu memiliki keterampilan praktis yang dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi.

Salah satu keterampilan yang diperkenalkan dalam diklat tersebut adalah totok punggung (Topung).

Baca Juga :  YRPN — Mencetak Generasi Melek Media, Kritis, dan Berintegritas di Era Digital

“Pemuda harus diberikan keahlian dan keterampilan yang bisa dikembangkan menjadi peluang usaha. Salah satunya melalui keterampilan totok punggung, sehingga ke depan diharapkan dapat dikembangkan menjadi klinik alternatif di bidang totok punggung,” ujar Juhandi.

Ia berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada penguasaan keterampilan, tetapi dapat dilanjutkan dengan pengembangan usaha dan pelayanan kepada masyarakat.

Ketua Umum DPW BKPRMI DKI Jakarta Nanang Jahidin menyampaikan apresiasi kepada Pemprov DKI Jakarta yang selama ini memberikan ruang dan kesempatan kepada BKPRMI untuk menjalankan berbagai program.

Nanang juga mengapresiasi DPD BKPRMI Jakarta Pusat yang telah menyelenggarakan diklat tersebut.

Menurut Nanang, pengembangan keterampilan dan kewirausahaan merupakan bagian penting dalam membangun generasi muda yang mandiri, produktif, dan memiliki daya saing.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah memberikan dukungan dan kesempatan kepada BKPRMI untuk melaksanakan berbagai kegiatan. Kami juga mengapresiasi DPD BKPRMI Jakarta Pusat yang telah melaksanakan kegiatan ini dengan baik dan lancar,” tutur Nanang.

Baca Juga :  Yuk Bergegas Ikut UKW PWI Jaya & UMJ, Pendaftaran Hingga 21 Januari

Ia berharap sinergi BKPRMI dan Pemprov DKI Jakarta terus diperkuat sehingga semakin banyak program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh pemuda dan remaja masjid di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Diklat Entrepreneurship Pemuda Remaja Masjid tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan, membangun usaha, menciptakan peluang ekonomi, serta memberikan kontribusi kepada masyarakat dan lingkungan.

Melalui program tersebut, BKPRMI Jakarta mendorong lahirnya pemuda dan remaja masjid yang tidak hanya aktif memakmurkan masjid, tetapi juga memiliki keterampilan, kemandirian ekonomi, kepedulian sosial, dan semangat kolaborasi dalam membangun Jakarta.

Berita Terkait

Ribuan Obat Sitaan Jadi Sorotan, Data BAST Satpol PP Jakpus Dipertanyakan
Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu
UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten
Rumah Pena Foundation Dorong Pelajar SMAN 84 Bijak Bermedia Sosial
Wakil Ketua KI DKI Luqman Hakim: Informasi Publik Harus Adaptif di Era AI
Wali Kota Jakarta Pusat Dorong Pers Edukasi Warga Pilah Sampah dari Rumah
Bimbel Mingguan BPAY Dorong Anak Yatim Raih Cita-Cita
Jelang Pilkades Sontang 2026, Warga Soroti Netralitas Panitia, Pengawas dan Dugaan Mobilisasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Ribuan Obat Sitaan Jadi Sorotan, Data BAST Satpol PP Jakpus Dipertanyakan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:42 WIB

UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Rumah Pena Foundation Dorong Pelajar SMAN 84 Bijak Bermedia Sosial

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Wali Kota Jakarta Pusat Dorong Pers Edukasi Warga Pilah Sampah dari Rumah

Berita Terbaru

Megapolitan

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Rabu, 7 Okt 2026 - 17:31 WIB

Megapolitan

UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:42 WIB

Megapolitan

Rumah Pena Foundation Dorong Pelajar SMAN 84 Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:25 WIB