JAKARTA,plus62.co – Artis sekaligus Anggota DPR RI, Uya Kuya, memaafkan seorang lansia yang diduga mengambil barang di rumahnya saat terjadi kericuhan demo di Jakarta (29/8/2025). Melalui Polres Jakarta Timur, Uya memilih menempuh restorative justice terhadap pelaku.
“Tadi ada ibu-ibu yang terduga mengambil barang di rumah saya. Tapi saya sudah mengajukan restorative justice, saya maafkan,” ujar Uya,(3/9/2025).
Uya mengaku hingga kini belum sempat melihat kondisi rumahnya yang menjadi korban penjarahan saat demo ricuh. Ia menegaskan bahwa pada saat kejadian, dirinya berada di Jakarta.
“Saya belum melihat kondisi rumah. Saya ada di Indonesia, di Jakarta, demi Allah sampai sekarang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Uya menegaskan bahwa dirinya hanya menjadi korban hoaks. Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial.
“Jangan percaya fitnah, jangan percaya hoaks lagi. Saya korban hoaks,” tutupnya.
Diketahui, Uya Kuya telah dinonaktifkan dari keanggotaan DPR RI. Surat penonaktifan tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi. Keputusan ini diambil karena sikap dan pernyataan Uya dinilai mencederai perasaan rakyat serta memperkeruh situasi.
Peristiwa kericuhan demo kemarin berdampak luas pada sejumlah publik figur. Selain Uya Kuya, beberapa artis dan tokoh publik lainnya juga menjadi korban penjarahan, di antaranya Eko Patrio, Ahmad Sahroni, dan Nafa Urbach.
(Rdw)












