Meutya Hafid: Kongres Persatuan PWI Jadi Titik Balik Rekonsiliasi dan Kebangkitan Pers plus62co

Meutya Hafid: Kongres Persatuan PWI Jadi Titik Balik Rekonsiliasi dan Kebangkitan Pers

- Jurnalis

Rabu, 3 September 2025 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,plus62.co- Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyambut baik terselenggaranya Kongres Persatuan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang berlangsung lancar dan demokratis.

“Kami tentu senang mendengar kabar bahwa Kongres Persatuan PWI berjalan lancar dan demokratis. Semoga PWI benar-benar bersatu kembali dan fokus mengawal jurnalisme Indonesia yang profesional dan berkualitas,” ujar Meutya saat menerima Ketua Umum PWI terpilih Akhmad Munirdan Ketua Dewan Kehormatan (DK) terpilih Atal S. Depari, Rabu,(3/9/2025).

Didampingi Wakil Menkomdigi Nezar Patria serta Dirjen Komunikasi Publik dan Media Fifi Alyda Yaya, Meutya berpesan agar PWI benar-benar merangkul semua pihak, termasuk kepengurusan di bawah Hendry Ch. Bangun.

Baca Juga :  PWI Jaya Lakukan Penyesuaian Pengurus: Penguatan Struktur dan Pendekatan Kebersamaan

“Masukkan Pak Hendry. Agar benar-benar terjadi rekonsiliasi dan PWI bisa bersatu kembali,” tegas Meutya.

Menkomdigi mengaku lega karena kongres tersebut mengakhiri dualisme kepengurusan PWI yang berlangsung hampir dua tahun. Selama ini, PWI terbelah antara hasil Kongres Bandung 2023 dan Kongres Luar Biasa Jakarta 2024.

Dengan dukungan Kemenkomdigi dan tokoh pers Dahlan Dahi, kedua kubu akhirnya bersepakat menggelar Kongres Persatuan PWI yang berlangsung di Cikarang, Bekasi, pada 29-30 Agustus 2025. Dalam kongres tersebut, Dirut LKBN Antara Akhmad Munir terpilih sebagai Ketua Umum PWI, sementara Atal S. Depari dipercaya sebagai Ketua DK PWI periode 2025-2030.

Baca Juga :  Kakorlantas: Yang Menjadi Pahlawan Adalah Kita Semua


Menanggapi harapan Menkomdigi, Munir memastikan bahwa kepengurusan baru PWI akan tetap mengakomodasi jajaran hasil Kongres Bandung yang dipimpin Hendry Ch. Bangun. Bahkan, nama Hendry sudah dimasukkan dalam daftar pengurus baru yang sedang disusun oleh tim formatur.

Munir menambahkan, saat ini formatur tengah mengebut penyusunan struktur kepengurusan PWI baru agar segera dapat mengurus pengesahan AHU dari Kementerian Hukum dan HAM. Pelantikan pengurus baru dijadwalkan berlangsung pada akhir September 2025 di Museum Pers Nasional, Solo.

Di kesempatan yang sama, Meutya menegaskan komitmen pemerintah untuk berkolaborasi dengan PWI dalam menjaga marwah jurnalisme Indonesia di tengah derasnya arus informasi. Ia berharap para wartawan senantiasa bekerja secara profesional dengan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

Baca Juga :  Wali Kota Jakpus Arifin Sambut Baik Audensi PWI

Berita Terkait

Presiden Prabowo Tegaskan Ekonomi Indonesia Kian Positif di Tengah Ketidakpastian Global
IGN Agung Krisna Dharma Putra Pemimpin Muda Berprestasi yang Menginspirasi Generasinya
Wali Kota Arifin Soroti Jalan Rusak di Karet Tengsin
Komitmen KTR Pemkab Tangerang Dipertanyakan, Sejumlah Satpol PP Kedapatan Santai Merokok di Area Terlarang
YRPN — Mencetak Generasi Melek Media, Kritis, dan Berintegritas di Era Digital
Mie Aceh Terenak se-Jabodetabek Ada di Citra 7
Pokja PWI Jakarta Timur Ajukan Ruang Sekretariat, Wali Kota Siap Fasilitasi
Puluhan Warga Rusunawa Pesakih Daan Mogot Layangkan Mosi Tidak Percaya kepada Ketua RT 10 RW 14 Cengkareng
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 10:22 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan Ekonomi Indonesia Kian Positif di Tengah Ketidakpastian Global

Sabtu, 29 November 2025 - 21:51 WIB

IGN Agung Krisna Dharma Putra Pemimpin Muda Berprestasi yang Menginspirasi Generasinya

Kamis, 27 November 2025 - 20:58 WIB

Wali Kota Arifin Soroti Jalan Rusak di Karet Tengsin

Kamis, 27 November 2025 - 18:55 WIB

Komitmen KTR Pemkab Tangerang Dipertanyakan, Sejumlah Satpol PP Kedapatan Santai Merokok di Area Terlarang

Senin, 24 November 2025 - 21:27 WIB

YRPN — Mencetak Generasi Melek Media, Kritis, dan Berintegritas di Era Digital

Berita Terbaru