Menhub Gelar Rapat Koordinasi Bahas Penanganan Kendaraan ODOL - Plus62.co

Menhub Gelar Rapat Koordinasi Bahas Penanganan Kendaraan ODOL

- Jurnalis

Jumat, 23 Mei 2025 - 22:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kendaraan Angkutan Barang Over Dimension and Over Loading (ODOL)

Ilustrasi Kendaraan Angkutan Barang Over Dimension and Over Loading (ODOL)

JAKARTA,plus62.co – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menggelar rapat koordinasi lintas sektor guna membahas persoalan serius terkait penanganan kendaraan angkutan barang yang melebihi di mensi dan muatan Over Dimension and Over Loading (ODOL), di Kantor Kementerian Perhubungan,Jumat (23/5/2025).

Rapat ini merupakan bagian dari upaya sinergis antar lembaga pemerintah untuk merumuskan langkah strategis dalam mengurangi dampak negatif dari kendaraan ODOL terhadap keselamatan lalu lintas dan infrastruktur transportasi nasional.


Rapat dipimpin langsung oleh Menhub Dudy Purwagandhi dan dihadiri oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, serta perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga terkait.

Dalam sambutannya, Menhub Dudy menegaskan bahwa permasalahan ODOL masih menjadi tantangan besar dalam sistem transportasi nasional. Ia menyoroti dampak buruk kendaraan ODOL, mulai dari membahayakan keselamatan pengguna jalan hingga mempercepat kerusakan infrastruktur jalan.

Baca Juga :  Ribuan Sopir Angkutan Barang Protes Aturan ODOL, Siap Gelar Aksi di Jakarta

“Saya mengapresiasi setiap usaha yang telah di lakukan oleh para pemangku kepentingan. Saya juga mengajak semua pihak untuk mengatasi permasalahan ini secara kolektif. Satu nyawa yang terselamatkan berarti segalanya,” ujar Menhub seperti yang di kutip halaman korlantas polri.

Ia menambahkan, rapat ini bertujuan untuk menyelaraskan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan pengawasan dan mencari solusi berkelanjutan untuk menekan angka pelanggaran ODOL di seluruh wilayah Indonesia.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyatakan bahwa negara harus hadir secara konkret dalam menyelesaikan persoalan ODOL yang telah menelan banyak korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga :  Korlantas Polri Serius Tangani ODOL, Rocky Gerung: Modifikasi kendaraan Adalah Penghinaan terhadap Akal Sehat


“Ketika kita bicara kecelakaan lalu lintas, banyak yang di sebabkan oleh kendaraan ODOL. Data menunjukkan sekitar 26.000 orang meninggal setiap tahun. Kita harus berkomitmen untuk menurunkan angka kecelakaan setidaknya 50 persen,” tegasnya.

Agus juga mengungkapkan lima rekomendasi penting untuk mendukung target Indonesia menuju “Zero ODOL”, di antaranya:

1. Pencanangan aksi bersama antar-stakeholder untuk mewujudkan komitmen Indonesia Zero ODOL.
2. Penyusunan Surat Keputusan Bersama (SKB) sebagai dasar hukum penanganan ODOL.
3. Kolaborasi antarlembaga dalam mendorong inisiatif penanganan ODOL secara menyeluruh.
4. Pengumpulan dan pembukaan data lapangan secara transparan terkait pelanggaran ODOL.
5. Penyederhanaan mekanisme penegakan hukum di lapangan agar lebih efektif dan efisien. (*)

Baca Juga :  Diduga Oknum Mencuri Arus Listrik Disuplai untuk Pedagang

(rdw)

Berita Terkait

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:50 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Berita Terbaru

Megapolitan

BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:21 WIB