RBPI Respon Kecelakaan Maut Yang Melibatkan Truk Di GT Ciawi 2 : Perusahaan Harus Bertanggung Jawab plus62co

RBPI Respon Kecelakaan Maut Yang Melibatkan Truk Di GT Ciawi 2 : Perusahaan Harus Bertanggung Jawab

- Jurnalis

Rabu, 5 Februari 2025 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Dunia transportasi logistik sedang tidak baik-baik saja kali ini Kecelakaan maut yang melibatkan truk kembali terjadi di gerbang tol Ciawi 2,Pada Selasa malam,(4/2/2025).

Kecelakaan maut sering kali memunculkan reaksi terutama jika kecelakaan itu disebabkan oleh faktor kelalaian dari sopir ataupun kurangnya perawatan secara berkala dari perusahaan atau pemilik kendaraan.

Ketua Umum Rumah Berdaya Pengemudi (RBPI)
Ika Rostianti menanggapi kecelakaan yang sering
Terjadi karena kurangnya perawatan secara berkala dari pihak perusahaan atau pemilik truk.

Baca Juga :  Dukcapil Gandeng Media Sosialisasi Ketersediaan Blanko e-KTP di Jakbar

“Dari armada, perusahaan mau tidak mau harus melakukan perawatan berkala dan gak menggampangkan,” kata ika (5/2/2025).

Ika mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian yang melibatkan truk dan memakan korban jiwa,dia juga menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap operasional truk, baik dalam hal kelayakan kendaraan, pelatihan pengemudi, maupun peraturan yang mengatur jam operasional.

“Prihatin. Hal ini sudah sering di bahas oleh RBPI bersama asosiasi pengusaha armada ekspedisi maupun dengan instansi terkait,” ungkap Ika.

Baca Juga :  KSPI dan RBPI DPW Jakarta Gelar Buka Bersama dan Santunan Yatim

Menurutnya pihak perusahaan truk harus bertanggung jawab atas kecelakaan yang terjadi, karena diduga lalai dalam perawatan armada hingga terjadi rem blong.

“Perusahaan harus bertanggung jawab,pemilik armada harus bertanggung jawab karena lalai dalam perawatan armadanya,” jelasnya.

Ika Rostianti mengatakan, perlu adanya pembelajaran bagi seluruh pengemudi truk terkait keamanan berkendara, dari tempatnya bekerja.

Baca Juga :  Kornelius Naibaho Mundur dari Ketua PWI Jakbar, Pilih Fokus Jadi Advokat

“Bahwa menjadi sangat penting terkait kompetensi, kualitas stamina, jam istrahat dari sisi sopir,” kata Ika Rostianti,”kata ika.

Selain itu dia juga menyoroti terkait muatan truk di Indonesia, umumnya banyak perusahaan yang masih mementingkan pendapatan hingga melebihi kapasitas truk yang mengorbankan sopir.

“Terkait muatan ini juga PR banget, gimana caranya bisa muatan ini sesuai kapasitas armada, tanpa mengurangi pendapatan sopir,” jelasnya.

(Pewarta Ridwan)

Berita Terkait

IGN Agung Krisna Dharma Putra Pemimpin Muda Berprestasi yang Menginspirasi Generasinya
Kampung Bilik Kalideres Akan di Sulap Jadi TPU Usai Idul Fitri 2026 Lahan Harus Kosong
PSI Bantah Keterkaitan Jokowi dengan Bandara Swasta di Morowali
BLT Kesra 900 Ribu Cair, Ini Cara Cek Lewat HP
Gubernur Pramono Anung Keluarkan Pergub Larangan Perdagangan Daging HPR di Jakarta
Unit K9 Polda Jateng Berhasil Deteksi Tiga Titik Jejak Korban di Lokasi Bencana Pandanarum
Mie Aceh Terenak se-Jabodetabek Ada di Citra 7
Waspada Lahar Dingin Gunung Semeru,Polres Lumajang Tutup Jalur Akses Lumajang–Malang

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 21:51 WIB

IGN Agung Krisna Dharma Putra Pemimpin Muda Berprestasi yang Menginspirasi Generasinya

Kamis, 27 November 2025 - 21:42 WIB

Kampung Bilik Kalideres Akan di Sulap Jadi TPU Usai Idul Fitri 2026 Lahan Harus Kosong

Kamis, 27 November 2025 - 19:48 WIB

PSI Bantah Keterkaitan Jokowi dengan Bandara Swasta di Morowali

Rabu, 26 November 2025 - 18:21 WIB

BLT Kesra 900 Ribu Cair, Ini Cara Cek Lewat HP

Selasa, 25 November 2025 - 09:49 WIB

Gubernur Pramono Anung Keluarkan Pergub Larangan Perdagangan Daging HPR di Jakarta

Berita Terbaru