JAKARTA — Pengurus Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gekira menggelar rapat di Sekretariat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA), Kamis (12/3/2026). Rapat dipimpin Ketua LBH Gekira, Santrawan Paparang, untuk membahas penguatan program bantuan hukum serta rencana perluasan kerja sama dengan berbagai institusi.
Pertemuan dihadiri sejumlah pengurus, di antaranya Haposan Batubara, Oknobin Sinaga, Satrya Paparang, Rediston Sirait, Binsar Nainggolan, Josua Nainggolan, Anton Silaban, dan Ramos Manurung.
Santrawan mengatakan LBH Gekira akan menjajaki kerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk perusahaan milik negara serta lembaga penegak hukum seperti , , dan .
Menurut dia, kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat peran LBH Gekira dalam memberikan pandangan hukum dan pendampingan terhadap berbagai persoalan hukum di masyarakat maupun dunia usaha.
Selain itu, LBH Gekira juga akan meningkatkan edukasi hukum kepada masyarakat melalui seminar, diskusi publik, dan forum diskusi kelompok (FGD).
“Kami ingin memastikan akses bantuan hukum semakin terbuka, terutama bagi masyarakat kurang mampu yang menghadapi persoalan pidana,” kata Santrawan.
Melalui langkah tersebut, LBH Gekira berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat sinergi penegakan hukum sekaligus mendorong terwujudnya keadilan sosial di Indonesia.






